Menjadi orang tua adalah keputusan untuk menjalani suatu proses belajar, tumbuh dan berkembang bersama dengan anak" kita. Tidak pernah ada dan tidak akan ada orang tua sempurna di dunia ini. Yang terpenting bukanlah apakah kita sudah menjadi orang tua yang paling baik atau tidak, melainkn apakah kita sudah senantiasa beruusaha untuk menjadi makin bijak dalam proses tumbuh kembang kita sebagai orang tua.
Apa itu Kecerdasan ?
Menurut seorang ilmuwan bernama Jean Piaget , tahapan proses belajar dan perkembangan berpikir manusia adalah sebagai berikut :
1. Tahapan Sensorimotor (usia 0-2 tahun)
2. Tahapan Preoperasional (usia 2-6 tahun)
3. Tahapan Operasional
a. Operasional Konkret (usia 6-12 tahun)
b. Operasional Formal (usia setelah 12 tahun)
Kecerdasan manusia mempunyai sedikitnya 9 dimensi, yakni :
1. Kecerdasan musikal
Dari perspektif neurologis, kecerdasan musik adalah kecerdasan yang paling awal tumbuh dalam diri manusia. Detak jantung, denyut nadi dan suara pencernaan makanan dalam rahim ibu merupakan materi awal yang diterima seorang anak manusia dalam menumbuhkna kecerdasan musikalnya. Kecerdasan musikal mempunyai pengaruh yang sangat besar pada perasaan manusia.
2. Kecerdasan Gerak Tubuh
Kecerdasan ini memunginkan koordinasi antara otak dan tubuh manusia. Secara minimal, kecerdasan gerak tubuh ini dibutuhkan manusia untuk menjalani kehidupan sehari - hari. jika kecerdasan ini bisa dikembangkan secara optimal, seseorang bisa melakukan koordinasi tubuhnya secara luar biasa seperti yang dilakukan oleh penari, atlet, pemain akrobat, pesulap dan sebagainya.
3. Kecerdasan Visual Spatial
Kecerdasan ini meliputi kemampuan untuk memahami dan menguasai relasi benda dalam ruang serta visualisasi grafis serta manipulasi mental terhadap benda-benda.
Daya imajinasi dan visualisasi merupakan bagian penting dari kecerdasan visual spatial.
4. Kecerdasan Logika Matematika
Kecerdasan logika matematika memungkinkan seseorang untuk melakukan penghitungan, pengukuran, pemikiran induktif dan deduktif serta mengenali pola-pola abstrak. Kecerdasan ini tumbuh sangat dini dalam proses perkembangan manusia. Sejak pada tahapan yang sangat dini, manusia mencari bentuk dan pola. Pada tahapan perkembangan yang lebih maju, kecerdasan ini mencakup kemampuan memahami pola-pola pemikiran logika dan abstrak.
5. Kecerdasan Linguistik
Kecerdasan linguistik adalah kemampuan menggunakan sistem bahasa manusia untuk berkomunikasi. Kecerdasan ini meliputi kemampuan mendengarkan, bercakap, membaca dan menulis untuk berbagai tujuan seperti memberi informasi, menghibur, mengungkapkan pendapat dan argumen serta meyakinkan orang lain.
6. Kecerdasan Intrapersonal
Kecerdasan ini merupakan kemampua untuk keluar dari diri sendiri dan memahami diri sendiri. Manusia adalah satu-satunya mahkluk hidup yang mampu mengembangkan kesadaran diri. Pemahaman akan perasaan - perasaan dan pemkiran-pemikiran diri sendiri merupakan bagian dari kecerdasan intrapersonal.
7. Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan ini memungkinkan seseorang untuk memahami perasaan, suasana hati, keinginan dan temperamen orang lain. Dengan kecerdasan interpersonal yang tinggi, orang bisa bekerja sama dengan orang lain dan melakukan sinergi untuk membuahkan hasil-hasil positif.
8. Kecerdasan Naturalis
Kecerdasan naturalis adalah kepekaan terhadap alam dan isinya (flora dan fauna) dan kemampuan untuk memahami serta menghargai dampak alam terhadap diri sendiri dan dampak tindakan sendiri terhadap alam. Kecerdasan ini meliputi kemampuan untuk mengenali dan mengklasifikasi berbagai macam flora dan fauna serta menikmati persekutuan dengan alam.
9. Kecerdasan Spiritual dan Eksistensialis
Kecerdasan ini adalah kepekaan terhadap keberadaan diri sendiri dan kemampuan memahamirelasi diri dengan Sang Pencipta. Dengan kecerdasan ini, manusia bisa memahami dan memaknai kehidupannya sebagai bagian dari suatu rencana besar untuk kebaikan seluruh umat manusia dan kemuliaan Tuhan.


