Rabu, 18 April 2012

TENTANG d'BCN

Sekilas tentang Oriflame, Oriflame adalah produsen produk kecantikan
yang sudah berdiri sejak 1967 dan sudah eksis di 60 Negara di seluruh dunia.
Jadi tentang kredibilitasnya sudah tidak perlu diragukan lagi.

Oriflame menggunakan sistem Multilevel Marketing untuk mendongkrak penjualan mereka.
# Wait, jangan antipati dulu terhadap kata MLM ini.
Apalagi jika Anda sudah merasakan nikmatnya :)
#
heheheheee  .....
 
 
Singkat kata, DBC Network menggunakan sistem untuk rekrut member melalui internet dan mengembangkan jaringan Oriflame kita.
Jadi jika Anda mempromosikan web replika d'BC Network Anda di internet dan ada orang yang bergabung lewat link Anda tadi, maka setelah mengirimkan persyaratan lengkap, orang itu akan menjadi downline Oriflame Anda - TANPA ANDA HARUS BERTEMU MUKA :)
 
 
Kenapa Mesti Belanja Produk Oriflame ? 

Pertanyaan yang sering muncul dari para prospek adalah. Apakah saya mesti belanja senilai xxx tiap bulan? Pembelanjaan produk ini kita sebut dengan istilah Tutup Poin.
Tulisan ini hendak mengeksplorasi, kenapa Tutup Poin itu penting, kalo anda serius ingin terjun di bisnis MLM. Nah …bila anda sudah pernah ikut berbaga macam MLM. Mungkin ada beberapa jenis bisnis MLM yang salah satu promosinya adalah, “Tidak Perlu Tutup Poin, loh!”
Tapi kalo Oriflame tutup poin menjadi wajib, dengan beberapa alasan yang justru nih akan memperlihatkan kenapa ini bisnis yang realistis, adil, dan sehat

Realistis maksudnya gini…
Tutup poin adaah bagian dari modal.
Bisnis yang benar… pasti akan memerlukan modal. Setuju kan?
Kami di dBCN-pun sama sekali ga berani ngasih tau bahwa…
“eh, ini bisnis yang tanpa modal loh!”
TIDAK
Kami akan jujur berkata bahwa…
ini bisnis yang tetap butuh modal, waktu, energi,
perhatian, serta uang.
 
Nah .....
bagaimana bagian yang modal uang tadi
bisa menjadi relatif murah..
Itu yang akan kami latih dan bimbing… :)
 
Kalau adil maksudnya gimana?
Di Oriflame ada sistem level.
Level yang berhasil mengumpulkan sejumlah poin tertentu,
akan mendapatkan bonus yang disebut performance discount (PD)
Besarnya jumlah bonus ini adalah sekian persen dari omzet ybs bersama seluruh jaringannya di Oriflame…

Untuk bisa mendapatkan bonus ini ada syaratnya.
Antara lain, kita sendiri harus memenuhi minimal jumlah tutup poin.
Jadi, walaupun jaringan anda amat besar dan aktif
sehingga mengumpulkan poin yang besar omzetnya
(sehingga bonus atau performance discount semakin besar)…
tapi anda sendiri tidak melakukan pembelanjaan minimal untuk tutup poin pribadi maka bonus atau performance discount kita
ga akan “dikeluarkan” oleh Oriflame.
Adil kan ya?
 

Jadi… ngga ada yang namanya…downline sibuuukkk kerja keras…
trus upline-nya tinggal menikmati bonus..
Hmm.. semua sama kok…
Setiap downline sangat dianjurkan untuk merekrut
supaya mereka juga punya downline = jaringan
dan akhirnya akan menikmati bonus juga :)
 
Sehat?
Ya. Karena tutup poin sebetulnya artinya:
Membeli barang Oriflame sejumlah minimal 100 BP setiap katalognya.
Dimana 100 BP ini secara nominal kira-kira 550rban
dan kami di dBCN akan mengajarkan bagaimana agar tutup poin bisa dilakukan dengan mudah…
Misalnya dengan mengalihkan belanja bulanan
kebutuhan kosmetik dan perawatan badan anda.
Atau dengan berjualan.
Atau dengan penggabungan keduanya! :)
Karena iya, ngga semua orang bisa mengalihkan 500ribuan langsung ke kebutuhan rumah tangga…
Dengan melakukan penjualan justru melakukan sesuatu yang menjadi saran oriflame sendiri yaitu:
Make Money Today!
Bagaimana menghasilkan uang langsung dengan menghasilkan laba dari penjualan!
 
Sehat?
Karena jadi belajar mengelola keuangan.
Mana yang modal.
Mana yang bisa diputar kembali.
Mana yang merupakan investasi.
So .. tunggu apa lagi? Gabung yuk! 
 
 
MLM ? Ada target dong ?
 
Yup! Biasanya kalo udah masuk wacana MLM, orang-orang yang saya tawarin bisnis ini mulai mundur teratur.
Salah satu alasannya karena adanya target untuk bisnis MLM. Makanya, setiap ada member baru, di jaringan saya, biasanya akan saya tanya tuh. Tujuannya apa? Mau jadi member biar dapet diskon? Mau jualan aja? Apa mau penghasilannya/bisnisnya?
 
Untuk yang sekedar menjadi member agar dapet harga diskon, serta yang mau jualan, saya gak banyak cingcong deh. Asal udah bisa login ke website oriflame, bisa belanja dan mengurus administrasi pembayaran. Beres lah!
Tapiii … buat yang mau punya penghasilan dari bisnis ini, panjang lah cerita saya. Ceritanya dimulai dengan saya kembalikan ke downline saya yang bersangkutan. Maksudnya? Ya ditanya .. apa maunya join dengan oriflame via dBCN. Ada yang ingin punya penghasilan 500rb sebulan, ada yang 1 – 4 juta sebulan. Beda keinginan, tentu beda pula target dan cara kerjanya.
Biasanya saya akan melakukan hitungan mundur terhadap keinginan-keinginan downline saya ini. Jadi, kalo mbak A ingin punya penghasilan sebesar 4 juta rupiah per bulan, yang ingin dicapai satu tahun dari sekarang, maka saya akan menghitung mundur targetnya berdasarkan tujuan akhirnya.
Biasanya saya akan cerita ….
Oh, kalo mau penghasilan sekian mbak..
Itu artinya harus mencapai level sekian persen.
Level sekian persen itu minimal mengumpulkan sekian poin.
Sekian poin biasanya didapat dari rata-rata sekian orang dalam jaringan.
Kalau sudah tau butuh berapa orang dalam jaringan… maka mb A akan tau perlu mengumpulkan berapa orang dalam sebulan, dalam seminggu, dalam tiap harinya?
Kami sebagai upline dan team yang akan saling mendukung
sesuai targetnya mb A.
Lalu di beri masukan kira-kira mbak A perlu melakukan apa saja yaa?
Perlu ikutan training apa?
Jenis e-Training apa yang sebaiknya dikuasai?
Sehingga masing-masing orang tau dan bisa menentukan
Jadi..kalau masalah target…buat saya hanya bagi yang MAU ... hanya bagi yang siap BELAJAR ... hanya bagi yang siap BEKERJA  .... hanya bagi yang siap meluangkan WAKTU ... hanya bagi yang menyadar
bahwa akan ada modal energi, pikiran dan uang…
 
Jadi …
Bukan paksaan kok punya target itu.
Balik ke masing-masing orang.
Seberapa mau cepat?
Seberapa butuh?
Seberapa banyak butuhnya?
Kami di dBCN  tauuu banget.
“Mengejar-ngejar” seseorang yang tidak punya time limit
untuk keberhasilannya sendiri, ga ada gunanya.
 
Tapi d’BC Network akan membimbing secara realistis
Bahwa yang serius hanya akan mengejar-ngejar yang memang mau dikejar-kejar
karena memang kebutuhannya sendiri untuk dikejar :)
hehehe ....
Jadi? Anda siap punya target? Untuk memperbaiki kehidupan anda?  
 
 
ORIFLAME ? Udah banyak lagiii ... :D
 
Sering denger kata-kata seperti diatas? Saya sering ….
Dan alhamdulillah …. tidak pernah menyurutkan langkah saya dalam menekuni bisnis ini. Kenapa saya gak pernah surut langkah? Here is kenapa ….
Pertama.
Ga usah ngomongin global dulu deh yaa.
Kita ngomongin Indonesia aja dulu.
Penduduk Indonesia saat ini 240 jutaan jiwa kan ya?
Tahukah Anda…
Yang jadi anggota Oriflame saat ini…“baru” 200ribuan orang…
Anda masih punya kesempatan untuk merekrut banyak sekali orang-orang di sekitar…
Beberapa hal yang harus diingat.
Jangan mikir kalo mau merekrut! :p
Maksudnya gini.
Daripada mikir-mikir panjang…
“Duh si A sudah Oriflame atau enggak ya.”
“Hmm..si B kayaknya jago jualan deh,
aku tawarin apa ngga ya?”
Just Do It!
Beneran kok
Kan di dBCN sudah dibekali berbagai perngetahuan untuk selalu menambah ilmu
supaya lebih pede saat berbicara…
saat cerita soal Oriflame…
Siapa aja sih yang bisa kita rekrut?
1. Kakak adek
2. Tetangga
3. Temen kantor
4. Temen kuliah
5. Temen sma
6. Temen smp
7. Temen sd
8. Temennya tetangga.
9. Temennya kakak adek
10. Temennya temen kantor
11. Temennya temen kuliah
12. Temennya temen sma
13. Temennya temen smp…
Dan seterusnya hehehe…
Intinya..... siapapun bisa.
Yang penting Anda-nya nih…harus berani memulai.
Percaya deh..
Coba lihat list friends di Facebook.
Apa yakin mereka semua sudah tau kalo Anda adalah seorang konsultan Oriflame?
Oriflame Swedia menargetkan Indonesia dalam 5-10 tahun kedepan
menjadi negara dengan jumlah konsultan Oriflame terbanyak di dunia.
Artinya mereka akan all out untuk mem-fasilitasi ini.
Artinya mereka sudah melakukan riset menyeluruh
bahwa ini adalah hal yang sangat mungkin.
Dan siapa yang akan merekrut ratusan konsultan itu?
Anda harus ambil bagian. Anda harus mulai dari sekarang.
Saingan?
Kalo kita lihat di ITC ITC yaaa..
Justru peletakan toko-toko diatur sedemikian
dimana toko hape jadi satu sama toko hape.
dimana toko mainan biasanya kumpul sama toko mainan.
begitu juga toko baju misalnya.
Sekarang,
Tinggal bagaimana Anda menguasai sistem bisnis ....menguasai promosi, menguasai produk,
untuk selalu bisa yang terdepan dari para “saingan” ini :)
Rejeki nggak akan kemana yah…
Sudah banyak teman-teman di d’BCN yang membuktikan kok. Ngga peduli mereka masuknya kapan, latar belakangnya, pekerja kantoran atau ibu rumah tangga…
At the end of the day,
mereka bisa maju karena merekrut orang-orang sekitar :)
Anda juga bisa kok insyaAllah yaa! :) 
 
 AKHIRNYA ....
 
Setelah nongkrong kira-kira setengah tahun di level 3%, akhirnya … Maret 2012 kemarin pecah telor ke 6%. Dan sekarang siap meluncur ke level 9%. Bener-bener merangkak dari bawah yaaaa ? Bermula dari rasa ‘begah’ kenapa gak naik-naik level. Merenungi, instropeksi, ternyata … memang waktu yang disediakan untuk bisnis ini sangat minim. Dengan alasan klasik bahwa saya sedang mengasuh 2 anak, sibuk dengan kegiatan lain yang nggak bisa aku tinggal dan berada dalam rumah tangga yang tanpa asisten.
Tapi rasanya, rekan-rekan di dBCN banyak yang posisinya seperti saya, bahkan dengan jumlah anak yang lebih banyak (lebih dari 2). Nyatanya toh mereka bisa …bahkan ada pula yang masih bekerja. Kenapa saya tidak? Instropeksi lagi …. apa sih yang belum saya lakukan? Liat lagi eBook training, online training, segala macam training yang udah di sediakan oleh dBCN untuk anggotanya secara free … lihat-lihat forum. Ternyata, selain kurang dedikasi waktu, saya juga kurang ‘modal’.
Modal berani ngomong sama orang lain bahwa saya adalah konsultan oriflame. Modal cuek kalo ada orang yang pernah saya tawarin join terus ngabur, modal semacam itu … modal mental. Dari penyadaran akan beberapa kekurangan ini, ditambah dengan membaca buku motivasi mantaplah langkah saya untuk mencoba mendobrak zona nyaman saya ini.
Mulai aktif melakukan FB marketing, sapa semua orang yang saya kenal dan menawarkan bisnis ini, yang nolak? Banyak! Cuek? Apalagi …. tapi saya tetap mempertahankan sikap positif. Rasanya itu modal yang cukup kuat yang saya punya. Selama satu tahun lebih jadi member Oriflame, gak pernah sedikitpun saya ngerasa bisnis ini bakal ngerugiin saya. Yang saya yakin, saya belum melakukan usaha sekeras yang dilakukan oleh Mbak Dini Shanti dan Mbak Nadia Meutia selaku founder. Emang untuk usaha saya, saya baru pantes dapet titel 6%. Sangat menyadari hal itu…
 
Hasil dari usaha untuk merubah diri menjadi lebih baik, lebih pantas diberi berkah oleh Allah, berjalan dengan baik. Setelah beberapa bulan menunggu, munculah anggota CORE TEAM saya, orang-orang yang se-visi dengan saya, yang juga mau mengembangkan jaringan dan berusaha bersama. Aku beryukur sekali ….
Bersinergi dengan tiga orang ini, saya berhasil sampai ke 9%. Duluuuu kalo liat testimoni orang yang naik level, berapapun, saya selalu ngerasa bahwa orang tersebut super duper dan hebat. Tetapi, ketika udah ngerasain sendiri, naik level itu ternyata bukan semata-mata hasil kerja keras si pribadi yang naik level, melainkan kerja semua tim secara bersamaan menuju satu arah yang sama. Itu yang saya rasakan dan alami sendiri.
It’s a great feeling, dan menyadarkan kita bahwa sama sekali kemenangan itu bukan punya kita. Secara hakiki, kemenangan apapun itu, adalah bantuan serta kuasa Tuhan Yang Maha Pengasih. Untuk itu saya jadi mengerti kenapa para pembesar di bisnis MLM selalu terasa tulus dan humble, karena memang mereka berdiri di pundak para raksasa, yaitu downline mereka tercinta, yang sama-sama menangis dan tertawa dalam mengejar pencapaian masing-masing.
 
Baiklah … mari kita teruskan untuk merubah diri menjadi lebih baik, agar Tuhan melihat kita pantas diberi berkah Nya … semoga tahun ini dapat bersama-sama menjadi senior manager dengan downline-downline saya tercinta  … amin
So ... berubahlah untuk menuju ke kehidupan yang lebih baik. =)

Selasa, 10 Januari 2012

TAHAPAN PERKEMBANGAN ANAK MASA SEBELUM 2 TAHUN

Menurut penelitian, pada dua tahun pertama kehidupan manusia, perkembangan otak terjadi begitu pesat. Pada saat anak menginjak usia dua tahun, ukuran otaknya sudah mencapai kurang lebih 80 persen otak orang dewasa. Kenyataan ini menunjukkan pentingnya pola pengasuhan yang benar agar terbentuk dasar-dasar yang baik bagi pertumbuhan selanjutnya. Mula-mula anak selalu menerima saja apa yang seharusnya dia dapatkan. Namun di akhir tahun pertama dia mulai mencari apa yang diinginnkannya dan tidak mau menerima begitu saja.

Perkembangan kecerdasan pada 2 tahun pertama kehidupan manusia sungguh menakjubkan. Kemajuan demi kemajuan terjadi di depan mata orang tua ( atau pengasuh ) dan merupakan sumber kenikmatan jika orang tua mempunyai cukup waktu dan perhatian terhadap bayinya.

Menurut pakar perkembangan manusia, Jean Piaget, tahun pertama kehidupan seorang anak diwarnai dengan dorongan untuk mengenali dunia sekitar melalui sensori motor atau panca indra. Yang juga perlu dicermati adalah kesukaan anak memasukkan makanan atau benda-benda lain ke dalam  mulut. Kegiatan ini adalah dorongan alamiah bayi untuk mengenali dan menjelajahi dunia di sekitarnya melalui panca indra.

Mengamati perkembangan bahasa anak sangat menarik. Ada 4 strategi seorang anak memperoleh kemampuan bahasa yakni meniru, mengulangi, merangkai kata-kata menjadi kalimat dan menggunakan kata-kata dalam konteks. Pada tahap awal, ocehan seorang bayi kedengarannya seperti tidak bermakna. Padahal cehan ini merupakan bagian penting dari proses pemerolehan bahasa. Selain itu, bayi juga bisa memberi reaksi pada perkataan-perkataan orang dewasa. Pda tahap awal, reaksi bayi mungkin tidak terlalu bermakna bagi orang tua. tapi orang tua sebaiknya terus berupaya mengajak anaknya berkomunikasi. KEmudian bayi akan mengenali nama-nama anggota keluarga yang lain serta bereaksi ketika namanya sendiri dipanggil. Anak juga mengerti perintah sederhana. Setelah itu anak mulai suka meniru dan mengulangi kata-kata orang dewasa di sekitarnya. Baru kemudian anak belajar merangkai kata-kata menjadi kalimat dan menggunakannya dalam konteks yang sesuai.

Perkembangan sosial anak sangat bergantung pada sering tidaknya anak diberi kesempatan untuk mengenal orang-orang di luar lingkaran keluarga. Makin banyak orang baru yang ditemui dan dikenal anak, akan makin luas pula lingkungan sosialnya. Perkembangan sosial diawali dengan mengenali anggota keluarga serta bersikap ramah (tersenyum dan mau digendong) pada orang yang sudah sangat dikenal dan menolak orang yang belum dikenal.

BAGAIMANA CARANYA ?

A.UMUM
1. Sesegera mungkin setelah proses kelahiran, berikan kontak fisik sebanyak mungkin
Mengapa ? menurut teori-teori perkembangan dan berbagai penelitian mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak, kontak fisik dengan pengasuh merupakan kesempatan belajar untuk anak pada tahapan yang sangat dini. Anak perlu merasakan, mencium, mendengar, dan melihat untuk mendapatkan data-data yang akan dia serap dalam proses belajarnya. Bayi yang terpenuhi kebutuhan-kebutuhannya akan tumbuh menjadi bayi yang merasa aman dan cerdas.

2. Berikan ASI, terutama pada bulan-bulan pertama.
Mengapa ? ASI adalah makanan terbaik bagi bayi sampai dia berusia sedikitnya 1 tahun. Bahkan beberapa saat setelah kelahiran, ASI mengandung kolostrum yang berfungsi sebagai zat yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh bayi. Menurut penelitian, kandungan gizi dan nutrisi ASI sangat baik untuk menumbuhkan sel-sel otak yang berfungsi untuk mengembangkan kecerdasan anak.

3. Jika sudah saatnya makan makanan padat, pastikan asupan gizi dan nutrisi untuk anak anada cukup baik
Mengapa ?  Pada masa ini, anak mempunyai kebutuhan gizi dan nutrisi agar sel-sel tubuh dan otak bisa berkembang dengan baik. Sel-sel otak dan tubuh yang sehat dibutuhkan untuk perkembangan kecerdasan dalam berbagai bidang.


B. KECERDASAN MUSIKAL

4. Berikan permainan bunyi-bunyian
Mengapa ? Beyi menyukai permainan yang mengeluarkan bunyi-bunyian. Melalui indra pendengarannya, bunyi ini akan dia serap sebagai bahan untuk menumbuhkan kecerdasan musikal.

5.Putarlah musik di rumah anda.
Mengapa ? Eksposur terhadap musik dalam kehidupan anak perlu dimulai sejak dini. Pada usia yang masih sangat muda, anak bisa belajar dan menikmati keindahan musik. Hal ini akan mengarah pada sedikitnya dua hasil positif. Pertama, rasa nikmat yang dialami ketika mendengarkan musik akan menumbuhkan kecintaan pada msik sejak usia masih muda. Rasa cinta musik ini akan menjadi dasar yang sangat penting untuk belajar musik secara khusus d kemudian hari. Kedua, eksposur terhadap musik akan menumbuhkan kepekaan terhadap nada-nada dan irama-irama yang berbeda sejak dini.
Selain itu, kecerdasan musikal lebih ampuh dibandingkan yang lain dalam mempengaruhi perasaan manusia. Kekuatan musik, ritme, suara dan geteran mempunyai dampak sangat kuat dalam membentuk berbagai perasaan.

6. Jadikan setiap momen sebagai peluang menumbuhkan kecerdasan musikal.
Mengapa ? meski tidak hanya dihasilakn melalui alat-alat musik yang memang khusus dibuat secara profesional. Musik bisa ditemui di alam dalam berbagai nada dan bentuk.
Kecerdasan musik adalah kecerdasan yang pertama dikembangkan manusia sejak dalam rahim. Ketika janin masih berada dalam rahim ibu, detak jantung ibu, denyut nadi, aliran darah serta makanan serta berbagai proses dalam tubuh ibu (pencernaan misalnya0 merupakan sajian musik bagi anak. Dia sudah belajar ritme dan irama melalui detak jantung ibu.
Ketika keluar darai kandungan ibu, bayi juga mendapatkan berbagai macam sajian musik dari lingkungan sekitar (bunyi tokek, jangkrik, air yang gemericik, dan berbagai kegiatan sehari-hari orang dewasa). Orang tua bisa berperan mengajak anak menemukan keindahan musikal dari sertiap moment yang ada.


C. KECERDASAN GERAK TUBUH

7. Ketika bayi mulai belajar merangkak, amankan rumah anda dan jauhkan segala potensi bahaya.
Mengapa ? Banyak orang tua lebih mementingkan dekorasi rumah daripada pertumbuhan anak amereka. Anak yang diharuskan menyesuaikan dengan keinginan orang tua untuk mempunyai rumah dengan penataan yang indah. Hiasan-hiasan kristal dan laian-lain yang indah. mahal namun mudah pecah diletakkan di atas meja dan rak-rak. Tentu saja penataan rumah yang indah menjadi menyenangkan dan mengundang pujian bagi pemilik rumah dari para tamu yang kebetulan memperhatikan. Disisi lain, secara alamiah anak kecil terdorong oleh rasa ingin tahunya untuk meraih dan memegang hiasan-hiasan tersebut. Karena perkembangan motorik halus belum sempurna, benda-benda yang ada dalam pegangan tangan mudah terlepas dan jatuh. Melihat hal ini, orang tua melarang dan bahkan berteriak-teriak membatasi anak untuk menyelamatkan benda-benda mahal tersebut. Tanpa disadari, keterikatan orang tua terhadap benda-benda tersebut berakibat pada pembatasan ruang gerak anak. Sebelum mencapai usia 2tahun, anak sedang mengalami perkembangan motorik kasar dan halus melalui penjelajahannya atas dunia di sekitarnya. Jika pada masa penjelajahan ini anak merasa dibatasi, dia akan kehilangan kesempatan untuk mengembangkan motorik kasar dan halusnya dan juga koordinasi antara otak dan gerak yang merupakan dasar bagi pengembangan kecerdasan gerak tubuh.
Mempunyai anak berusia di bawah 2 tahun tidak berarti rumah harus menjadi semrawut dan tidak tertata. Kuncinya adalah prioritas orang tua selama proses pertumbuhan anak dan upaya  orang tua dalam membuat penataan rumah yang child-proof dan child-friendly (tahan anak dan ramah anak). Anak perlu diberi ruang dan kebebasan untuk menjelajahi rumahnya sendiri, sehingga penataan rumah harus dibuat aman dan nyaman.

8. Berikan kesempatan kepada anak untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan sederhana untuk dirinya sendiri.
Mengapa ? Ajarkan anak untuk membuka dan mengenakan pakaian, celana dan sepatunya sendiri. Kegiatan ini akan meningkatkan perkembangan motorik halusnya. Anak perlu dilatih mandiri secara perlahan-lahan untuk mengembangkan koordinasi antara syaraf-syaraf otak dengan anggota-anggota tubuh.



D. KECERDASAN VISUAL SPATIAL

9. Biarkan anak bereksplorasi pada waktu makan.
Mengapa ? Banyak orang tua mengeluhkan persoalan sulit makan yang dialami oleh anak-anak mereka. Yang tidak dipahami oleh beberapa orang tua tersebut adalah alasan penolakan dan pemberontakan anak pada saat acara makan. Suatu kebiasaan keliru yang banyak dilakuakn pada masa pengasuhan anak di Indonesia adalah pengekangan kemerdekaan anak sejak dini demi pemenuhan kebutuhan fisik anak. Sebagai contoh, pada saat makan, seringkali orang tua atau pengasuh menggendong anak dengan selendang yang menutupi hampir seluruh bagian tubuhnya kecuali kepala. Tujuannya adalah mengikat tangan si bayi agar tidak mengganggu dan melempar makanan. Kemudian orang tua atau pengasuh menyuapkan makanan ke dalam mulut bayi dan  mengharapkan bayi menerimanya dengan senang hati. Padahal sebetulnya anak mempunyai kebutuhan untuk belajar dan bereksplorasi mengenai berbagai macam hal. Salah satu kebutuhan belajar ini adalah menyentuh dan merasakan makanan (tekstur, rasa, bau dsb) melalui sarana panca indranya termasuk tangan dan mulut.

Di beberapa negara maju, semenjak bayi bisa duduk, orang tua sudah tidak lagi menyuapinya. Dia akan didudukkan di kursi bayinya dan menjadi setara dengan anggota keluarga lain pada saat acara makan. Makanan dan minuman beserta perkakas makan yang memang khusus untuk bayi akan diletakkan di hadapannya. Dia akan mengambil sesuatu dari mejanya, memasukkanny ke dalam mulutnya, merasakannya, menelannya atau memuntahkannya. Tentu saja sebagian wajahnya akan belepotan makanan. Sesekali orang tua kan mengatakan " Jangan ! Jangan lemparkan sendok ke lantai." kadang-kadang orang tuanya mungin akan merasa jengkel dengan kebandelan anak itu tapi mereka tidak melepaskan hak anaknya untuk bisa belajar makan sendiri dan hak untuk berpartisipasi dalam acara makan bersama dengan anggota keluarga yang lainnya. Penampilan anak ini tentunya  sangat tidak rapi dibandingkan dengan anak-anak Indonesia yang digendong dalam selendang dan disuapi oleh pengasuh. Namun seharusnya anak tidak kehilangan kemerdekaan dan proses belajarnya demi kebutuhan fisik sesaat. Justru penolakan dan pemberontakan anak bisa berakibat pada kesulitan makan pada anak yang bisa berlangsung sampai bertahun-tahun.


E. KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA

10. Ajak anak anda untuk mengamati benda-benda di sekitarnya dan bentuk-bentuk.
Mengapa ?  Kecerdasan logika matematika adalah kemampuan untuk melihat, memahami dan mencari pola hubungan. Manusia mulai belajar matematika dengan mencari-cari bentuk dan pola sejak usia yang masih sangat dini dalam kehidupan> Tahapan pertama dalam perkembangan kecerdasan logika matematika adalah manipulasi dan permainan dengan benda-benda konkret di sekitar anak.

11. Ajak anak anda untuk melihat dan memahami pola hubungan.
Mengapa ? Manusia mulai belajar matematika dengan mencari-cari bentuk dan pola sejak usia yang masih sangat  dini dalam kehidupan. Setelah bisa melakukan manipulasi dan permainan dengan benda-benda konkret di sekitarnya, anak akan beranjak mengamati pola-pola hubungan.


F . KECERDASAN LINGUISTIK

12. Berkomunikasilah dengan bayi anda.
Mengapa ? Memang bayi yang baru lahir tampaknya masih pasif dan belum mengerti dunia sekitarnya. Kelihatannya bayi hanya bisa mengungkapkan diri melalui tangisan saja. Padahal sebetulnya, dalam kediamannya, bayi trsebut menyerap banyak sekali dan juga belajar banyak sekali. Karena itu, orang tua atau pengasuh perlu secara aktif mengajak anaknya berkomunikasi dengan kata-kata lembut atau bahkan juga dengan lagu-lagu.

13. Mulailah kebiasaan bercerita dan mendongeng sejak dini.
Mengapa ? Orang tua tidak perlu menunggu sampai anak sudah bisa membaca dan berbicara lancar untuk membacakan cerita. Mungkin tampaknya bayi yang masih kecil belum mengerti dan memahami cerita. Padahal sebetulnya bayi sedang menerima input, menyerap apa yang terjadi di sekitarnya dan memprosesnya. Kegiatan membacakan cerita ini justru akan berguna bagi bayi kelak karena kegiatan ini menciptakan lingkungan yang kaya tahapan penting bagi perkembangan kemampuan anak untuk membaca dan berbicara.

14. Bermainlah bersama anak anda.
Mengapa ? Dunia anak adalah dunia bermain. Anak belajar mengenai banyak ha melalui kegiatan bermain. Kegiatan bermain bertujuan melatih perkembangan kemampuan bahasa dan sosialisasi anak.



G. KECERDASAN INTRAPERSONAL

15. Timanglah bayi anda dengan lembut.
Mengapa ? Kecerdasan intrapersonal merupakan bagian penting dari proses pendewasaan emosional. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bonding atau kotak fisik dan emosional antara orang tua dan anak merupakan bagian yang sangat penting dalam proses pertumbuhan anak. Pada masa awal kehidupan  seorang anak, orang tua perlu membangun kedekatan emosional sebagai landasan bagi perkembangan emosional anak di masa-masa mendatang.

16. Berikan pujian, tepuk tangan dan sorakan untuk setiap keberhasilan kecil.
Mengapa ? pada masa dini pertumbuhan  anak membutuhkan pengakuan dan pengukuhan atas prestasi-prestasi kecil yang dia lakukan.Orang tua sebaiknya memberi perhatian dengan jeli terhadap proses pertumbuhan anak. Ada banyak prestasi kecil yang perlu diperhatikan dan ditangkap selama proses pertumbuhan anak. Dari seorang bayi yang tampaknya tidak berdaya dan secara total membutuhkan bantuan orang lain untuk menjadi seorang anak berusia 2 tahun dengan berbagai kelincahan dan kecerdasannya, ada suatu proses menakjubkan yang bisa dinikmati baik oleh si anak maupun orang tua.
Rasa nikmat tersebut akan membuat proses pertumbuhan menjadi menyenangka. Melihat berbagai kemajuan yang ditunjukkan anak, orang tua perlu mengungkapkan rasa senangnya dan memberikan respon positif. Reaksi positif yang anak dapatkan akan membuat anak mulai mengembangkan kesadaran akan kemampuan dirinya. Selanjutnya kesadaran diri yang positif ii akan membangun kecerdasan intrapersonal anak.

17. Ajak anak untuk melihat kegagalan sebagai proses menuju keberhasilan.
Mengapa ? Kegagalan merupakan bagian dari suatu proses pertumbuhan. Dalam proses pertumbuhannya, seorang anak akan mengalami cukup banyak kegagaln kecil amupun besar (misalnya jatuh ketika belajar merangkak, menjatuhkan benda yang dipegangnya, mengompol, berbicara kurang lancar, dan sebagainya). Ungkapan klise "kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda" mengandung kebenaran.
Dalam konteks menumbuhkan kecerdasan anak, kegagaln merupakan peluang untuk belajar dan mencoba lagi. Dengan demikian, anak akan mencoba lagi mencari cara lain agar tidak menemui kegagalan yang kedua kalinya. Proses mencari akan melatih daya pikirnya. Dibalik kegagalan ada berbagai hal yang bisa dijadikan pelajaran. Pertama, kegagalan mengajarkan anak untuk merasa rendah hati dan menyadari keterbatasannya. Melalui kegagalan-kegagalan kecil, anak bisa belajar untuk lebih berhati-hati dan memperhitungkan resiko. Pengalaman kegagalan akan membuat anak untuk berusaha lagi dengan lebih baik. Ketiga, kegagalan menciptakan kesempatan bagi anak untuk dicintai secara utuh dan apa adanya. Jika orang tua bisa menerima kegagalan anak sebagai bagian dari proses pertumbuhannya, anak akan merasa diterima dan dihargai dan dicintai. Sebaliknya, ada beberapa orang tua yang menuntuthanya keberhasilan dan memberikan reaksi negatif atas kegagalan anak. Dalam situasi ini, anak akan merasa orang tuanya hanya  mencintai keberhasilan dan prestasinya saja dan bukanlah dirinya.

18. Jangan mengambil alih peran dan tanggung jawab anak.
Mengapa ? sehubungan dengan kegagaln akan memberikan motivasi pada anak untuk berusaha lagi dengan lebih baik, sebaiknya orang tua tidak terlalu tergesa-gesa dan langsung membantu anak dalam mengatasi kegagalannya. Jangan biasakan untuk mengambil alih tanggung jawab anak. Ketika anak melakukan suatu kesalahan atau kekeliruan, ambillah kesempatan ini sebagai suatu momen pembelajaran bagi anak.  Jangan mencarikan kambing hitam buat anak kita. Sebaliknya, dampingilah anak kita untuk bisa menghadapi kegagalannya dan mengatasinya sendiri. Anda bisa menghibur anak yang merasa gusar, takut dan sedih karena telah melakukan kesalahan tapi tetap mintalah dia untuk menghadapi permasalahannya sendiri. Sebagai oang tua, kita bisa mendukung dan mendampinginya tapi jangan sampai mengambil alih permasalahan anak (ingat, kita tidak akan hidup selamanya untuk bisa terus melakukan hal ini). Anak perlu diberi kesempatan untuk mengembangkan kesadaran dirinya bahwa dia bisa mengatasi permasalahannya sendiri. Pengembangan kesadaran diri ini merupakan bagian dari kecerdasan intrapersonal.


H. KECERDASAN INTERPERSONAL


19. Mengenali anggota keluarga dan teman-teman.
Mengapa ? Dunia anak akan terus meningkat mulai dari orang-orang terdekat (ayah, ibu dan pengasuh), anggota keluarga lain dan sanak saudara serta teman-teman. Seiring dengan itu, perkembangan kecerdasan interpersonal anak diawali dengan mengenali anggota keluarga serta bersikap ramah (tersenyum dan mau digendong) pada orang yang sudah sangat dikenal dan menolak orang yang belum dikenal.Lingkungan sosial ini makin lama makin luas bergantung pada sering tidaknya anak diberi kesempatan untuk mengenal orang-orang di luar lingkungan keluarga.
Sikap orang tua sangat berpengaruh pada anak. Orang tua yang gembira dan ramah bisa menularkan sikap positifnya itu pada anak. Bayi akan mudah tersenyum dan gembira juga. Sebaliknya, sikap orang tua yang tidak ramah dan penuh curiga akan membuat anak jadi merasa takut juga pada orang lain.

20. Berpisah tanpa rasa cemas.
Mengapa ? PErpisahan sekali-sekali dengan orang tua memberikan manfaat buat perkembangan anak. Perpisahan bisa membantu anak untuk mandiri dan berani. Anak akan merasa dirinya mampu tidak tergantung pada orang tua. Selain itu, kesempatan ini juga akan memberikan pengalaman kepada anak bahwa bersama orang lain (bukan rang tua) bisa juga menyenangkan. Dengan kata lain, anak bisa meluaskan lingkungan sosialnya, dan menumbuhkan kecerdasan interpersonalnya.
Beberapa orang tua merasa tidak tega meninggalkan anaknya, sehingga memutuskan untuk membohongi anak ketika harus pergi. Beberapa orang tua sering meninggalkan anaknya dengan diam. Beberapa lainnya menyuruh pembantunya menyembunyikan anaknya supaya tidak melihat kepergian orang tuanya. Semuanya itu dilakukan untuk menghindari anak merengek dan menangis. Padahal kebiasaan ini berdampak kurang baik terhadap perkembangan kecerdasan interpersonal anak. Perasaan dibohongi akan menjatuhkan kepercayaan anak terhadap orang tuanya dan rasa aman trehadap dirinya sendiri. Padahal orang tua adalah figur  pertama yang dikenal anak dalam interaksi sosialnya dan dijadikan acuan dalam membina relasi dengan orang-orang lain di kemudian hari. Sebaiknya, orang tua melaksanakan strategi-strategi yang cerdik ketika berpisah dengan anaknya. Berpisah dengan orang yang dikasihi memang bukan hal yang mudah buat anak. Sesuai dengan tahapan perkembangan kognitif anak pada usia sebelum dua tahun, apa yang tidak kelihatan di mata dianggap tidak ada atu menghilang. Karena itu, orang tua perlu menyadari keterbatasan ini dan menyiapkan anak secara bijak. Permainan petak umpet memang sesuai untuk anak pada tahapan perkembangan ini. Dalam permainan ini, anak belajar bahwa apa yang hilang dari pandangan mata akan segera kembali lagi. Jadi apa yang tidak kelihatan tidak berarti hilang.


I. KECERDASAN NATURALIS

21. Ajak anak anda bersahabat dengan alam.
Mengapa ? Alam menyimpan kekayaan luar biasa dalam menunjang kehidupan manusia. Manusia dibenarkan memanfaatkan alam untuk bertahan hidup tapi manusia juga wajib memelihara alam yang telah memberinya berbagai keuntungan dan kebaikan. Sejak dini, anak perlu belajar untuk menghargai alam dan bukannya merusak alam. Agar bisa bersahabat dengan alam, manusia perlu mengenali alam dengan lebih baik.


J. KECERDASAN SPIRITUAL ATAU EKSISTENSIALIS.

22. Biarkan anak melihat anda melakukan ritual-ritual dalam agama anda.
Mengapa ? Orang tua adalah contoh atau model yang paling efektif dalam kehidupan rohani seorang anak. Sejak kecil anak perlu melihat bagaimana orang tuanya menjalani kehidupan rohani dan agama mereka. Orang tua yanga mempunyai hubungan yang dekat dengan Tuhan akan lebih mudah membawa anak-anak mereka merasakan dan mengalami hal yang sama. Sebaliknya, orang tua tidak bisa hanya memberikan instruksi pada anak untuk menjalani ibadah-ibadah dalam agama tanpa memberikan contoh-contoh nyata. Orang tua juga sebaiknya tidak menyerahkan secara pasrah pendidikan agama dan perkembangan rohani anak mereka kepada institusi lain (sekolah, innstitusi keagamaan dan sebagainya). Jadi orang tua mempunyai kewajiban untuk membimbing dan menuntun anak mereka dalam menjalin relasi yang pribadi dengan Tuhan.


 

Senin, 28 November 2011

MENGENAL KECERDASAN MAJEMUK, MULTIPLE INTELLIGENCE

Mengenal dan mengajarkan kecerdasan majemuk sangatlah penting untuk mengembangkan potensi anak-anak. Mulailah sejak usia dini. Diperlukan pendekatan tersendiri dan pengamatan yang cukup cermat agar dapat mengetahui kecerdasan mana yang lebih dominan pada anak-anak tertentu. Kemudian setelah mengetahui kecerdasan dominan seorang anak, tinggal bagaimana cara kita mengajarkan dan mengembangkannya.

Kecerdsasan majemuk disebut dengan cara kependekan dari 8 istilah untuk kecerdasan majemk, yaitu SLIM-N-BIL. S adapalah Spasial-Visual, cerdas dalam menggambar atau membayangkan keruangan. L adalah Linguistik-Verbal, cerdas dalam berkata-kata atau berbahasa. I adalah Interpersonal, cerdas dalam berinteraksi dengan sesama. M adalah Musikal-Ritmik, cerdas dalam menyanyi dan memainkan alat-alat musik. N adalah Naturalis, cerdas dalam berhubungan dengan alam semesta dan isinya. B adalah Badan-Kinestetik, cerdas dalam berolah raga dan menari. I adalah Itrapersonal, cerdas dalam memahami diri atau merenung. L adalah Logis-Matematis, cerdas dalam berhitung.

Ketika anak diperkenalkan dengan kecerdasan majemuk ini, ada pertanyaan cukup bagus untuk memulainya, yakni "adakah yang ingin menjadi seperti Taufik Hidayat ? " , "Adakah yang ingin menjadi seperti Melly Guslow ?" atau "Adakah yang ingin menjadi seperti Albert Einstein ?". Dari beberapa pertanyaan ini, anak diajak melihat realita seperti apa dan siapa orang yang menurut mereka telah menemukan puncak kecerdasannya.

Setiap anak sebenarnya memiliki delapan kemampuan majemuk ini. Dari delapan macam kecerdasan tersebut, ada beberapa yang sangat menonjol. Misalnya, seseorang yang memiliki kecerdasan musik. Orang tersebut sangat cepat menangkap tentang musik, piawai sekali memainkan alat musik, sekaligus menanyikannya. Banyak oranag akan menganggap bahwa orang tersebut memang pandai di bidang musik.

Butuh proses dan waktu dalam mengembangkan kecerdasan majemuk, tergantung kemampuan anak dan cara belajarnya. Setiap anak tidak akan sama. Ada anakyang selama 3-4 jam berlatih terus bermain bola, tiada hari tanpa dia memikirkan tentang bola. Ketika dia bermain sepak bola lawannya sangat sulit untuk mengambil bola yang sudah berada di kakinya. Ia sering mencetak gol. Inilah yang lebih dikenal sebagai kecerdasan kinestetik. Semuanya membutuhkan waktu dan proses panjang karena tidak ada yang dapat dipetik buahnya secara mendadak.


MENGENAL KECERDASAN KINESTETIK


Kecerdasan kinestetik adalah kemampuan menyelaraskan pikiran dengan badan sehingga apa yang dikatakan oleh pikiran akan tertuang dalam bentuk gerakan-gerakan badan yang indah, kreatif dan mempunyai makna. Definisi ini merujuk pada tulisan yang mengatakan bahwa " ... Sebuah keselarasan antara pikiran dan tubuh, dimana pikiran dilatih untuk memanfaatkan tubuh sebagaimana mestinya dan tubuh dilatih untuk dapat merespon ekspresi kekuatan dan pikiran (Linda C, Bruce C dan Dee D, 2002)

Kecerdasan majemukada delapan macam,tetapi kajian ini hanya berfokus pada kecerdasan kinestetik. Kajian ini diharapkan mampu membantu guru dan orang tua untuk mengetahui bagaimana cara mengembangkan kecerdasan kinestetik pada anak.

Diawali dengan anak yang menangkap informasi yang masuk, misalkan berupa balok yang berserakan dengan ukuran sebesar dadu, lalu informasi itu disampaikan ke otak kemudian ke tangan. Tangan akan mencoba menyusun balok kecil tersebut, bisa menyusun ke atas atau kesamping dengan warna yang berbeda-beda, sehingga terjasi penyatuan gerak dan pikiran ke anggota badan.Contoh lain yaitu dengan bola kecil yang empuk, anak akan menangkap informasi bahwa ada bola di depan dirinya, kemudian informasi tersebut ia sampaikan ke dalam otak lalu otak menganalisis adkan diapakan bola tersebut, ditendang ? diambil lalu diremas-remas ? atau diambil kemudian dilempar ? Semua pertanyaan itu dijawab oleh otak. Setelah mendapatkan jawaban yang dianggap paling tepat dan terbaik, informasi tersebut akan disampaikan ke otot (anggota badan). Misalkan bola tersebut harus diambil, lalu sebagian anggota geraktubuh akan melakukan gerakan bagaimana cara mengambil bola tersebut kemudian memainkannya dengan jari-jarinya. Hal ini berlangsung dengan cepat dan akan menentukan berhasil atau tidaknya penyelarasan pikiran dan tubuh.
Semakin sulit gerakan yang akan dilakukan atau dipelajari, semakin kompleks proses analisisnya. Proses latihan atau belajarlah yang akan menentukan cepat atau tidaknya pengolahan informasi yang terjadi> Tidak semua performa gerakan yang ditunjukkan seseorang sesuai dengan harapannya, tetapi dengan terus mencoba serta belajar, performa gerakan akan menjadi semakin baik, dan dalam belajar gerakan seperti ini kecepatannya tidak akan sama bagi setiap orang.

Rabu, 02 November 2011


Selasa, 01 November 2011

Kecerdasan Anak

Menjadi orang tua adalah keputusan untuk menjalani suatu proses belajar, tumbuh dan berkembang bersama dengan anak" kita. Tidak pernah ada dan tidak akan ada orang tua sempurna di dunia ini. Yang terpenting bukanlah apakah kita sudah menjadi orang tua yang paling baik atau tidak, melainkn apakah kita sudah senantiasa beruusaha untuk menjadi makin bijak dalam proses tumbuh kembang kita sebagai orang tua.


Apa itu Kecerdasan ?

Menurut seorang ilmuwan bernama Jean Piaget , tahapan proses belajar dan perkembangan berpikir manusia adalah sebagai berikut :
1. Tahapan Sensorimotor (usia 0-2 tahun)
2. Tahapan Preoperasional (usia 2-6 tahun)
3. Tahapan Operasional
     a. Operasional Konkret (usia 6-12 tahun)
     b. Operasional Formal (usia setelah 12 tahun)

Kecerdasan manusia mempunyai sedikitnya 9 dimensi, yakni :

1. Kecerdasan musikal

Dari perspektif neurologis, kecerdasan musik adalah kecerdasan yang paling awal tumbuh dalam diri manusia. Detak jantung, denyut nadi dan suara pencernaan makanan dalam rahim ibu merupakan materi awal yang diterima seorang anak manusia dalam menumbuhkna kecerdasan musikalnya. Kecerdasan musikal mempunyai pengaruh yang sangat besar pada perasaan manusia.

2. Kecerdasan Gerak Tubuh

Kecerdasan ini memunginkan koordinasi antara otak dan tubuh manusia. Secara minimal, kecerdasan gerak tubuh ini dibutuhkan manusia untuk menjalani kehidupan sehari - hari. jika kecerdasan ini bisa dikembangkan secara optimal, seseorang bisa melakukan koordinasi tubuhnya secara luar biasa seperti yang dilakukan oleh penari, atlet, pemain akrobat, pesulap dan sebagainya.

3. Kecerdasan Visual Spatial

Kecerdasan ini meliputi kemampuan untuk memahami dan menguasai relasi benda dalam ruang serta visualisasi grafis serta manipulasi mental terhadap benda-benda.
Daya imajinasi dan visualisasi merupakan bagian penting dari kecerdasan visual spatial.

4. Kecerdasan Logika Matematika

Kecerdasan logika matematika memungkinkan seseorang untuk melakukan penghitungan, pengukuran, pemikiran induktif dan deduktif serta mengenali pola-pola abstrak. Kecerdasan ini tumbuh sangat dini dalam proses perkembangan manusia. Sejak pada tahapan yang sangat dini, manusia mencari bentuk dan pola. Pada tahapan perkembangan yang lebih maju, kecerdasan ini mencakup kemampuan memahami pola-pola pemikiran logika dan abstrak.

5. Kecerdasan Linguistik

Kecerdasan linguistik adalah kemampuan menggunakan sistem bahasa manusia untuk berkomunikasi. Kecerdasan ini meliputi kemampuan mendengarkan, bercakap, membaca dan menulis untuk berbagai tujuan seperti memberi informasi, menghibur, mengungkapkan pendapat dan argumen serta meyakinkan orang lain.

6. Kecerdasan Intrapersonal

Kecerdasan ini merupakan kemampua untuk keluar dari diri sendiri dan memahami diri sendiri. Manusia adalah satu-satunya mahkluk hidup yang mampu mengembangkan kesadaran diri. Pemahaman akan perasaan - perasaan dan pemkiran-pemikiran diri sendiri merupakan bagian dari kecerdasan intrapersonal.

7. Kecerdasan Interpersonal

Kecerdasan ini memungkinkan seseorang untuk memahami perasaan, suasana hati, keinginan dan temperamen orang lain. Dengan kecerdasan interpersonal yang tinggi, orang bisa bekerja sama dengan orang lain dan melakukan sinergi untuk membuahkan hasil-hasil positif.

8. Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan naturalis adalah kepekaan terhadap alam dan isinya (flora dan fauna) dan kemampuan untuk memahami serta menghargai dampak alam terhadap diri sendiri dan dampak tindakan sendiri terhadap alam. Kecerdasan ini meliputi kemampuan untuk mengenali dan mengklasifikasi berbagai macam flora dan fauna serta menikmati persekutuan dengan alam.

9. Kecerdasan Spiritual dan Eksistensialis

Kecerdasan ini adalah kepekaan terhadap keberadaan diri sendiri dan kemampuan memahamirelasi diri dengan Sang Pencipta. Dengan kecerdasan ini, manusia bisa memahami dan memaknai kehidupannya sebagai bagian dari suatu rencana besar untuk kebaikan seluruh umat manusia dan kemuliaan Tuhan.

Senin, 31 Oktober 2011

Membuat AKSESORI Dari Manik-manik Bergaya Etnik

Di masa lalu, pada beberapa budaya tertentu di Indonesia, untaian manik-manik yang dikenakan pada tubuh dianggap memiliki arti khusus, bukan sekedar sebagai perhiasan. Manik-manik dipercaya memiliki kekuatan supranatural. Di masa sekarang, meskipun tidak lagi dihubungkan dengan unsur supranatural, model manik-manik banyakdiciptakan berdasarkan perhiasan yang ada pada zaman dahulu. Model ini selanjutnya populer disebut sebagai aksesori bergaya etnik.

Postingan ini menjadi salah satu sumber inspirasi bagi pengemar berat aksesori dari manik-manik.

Kamis, 13 Oktober 2011

Ita the Journey

Waktu terus berjalan... namun citra seorang Ita sedari kecil hingga sekarang masih melekat di benak saya. Bagi sebagian orang yang telah lama mengenal saya ... saya seolah menyatu dengan suara saya yg merdu ( ciiieeeee .... tp emang sebagian besar temen" kecilku bilang spt itu loh ), tp mngkn bg beberapa orang saya adalah wanita yg ramah dgn kehidupan yg begitu" saja... intiny ... gak ada yg patut dtonjolkn... semua serba BIASA BIASA SAJA. Tp ada jg mngkn bbrp orang yg mnilai saya adalah seorang ibu yg menerapkn disiplin tinggi, terutama bt anak" saya ....
Itulah Ita .... dan bagi saya, penilaian mereka sah- sah semua. Baik dan burukny seseorang tak lepas dari pribadi kita sebagai mahkluk ciptaan Tuhan yg sempurna. Bagi saya ... sisi baik dan buruk, harus bs kita sadari, sebisa mngkn sisi buruk tsbt tidaklah mnjd kendala bt kita untuk brdiam diri dan mnjadikn yg buruk itu mnjd semakin buruk, tapi alangkah baikny yg buruk setiap saat hrs kita lawan ... agar segalany brjalan indah ....